Bukti Cinta…

Maret 28, 2008 at 9:32 am (mOtiVasi) (, , , , , )

bukti2.jpg… seorang ustadz dalam ceramahnya:
” ..cinta perlu bukti.. bukan sekedar janji…
demikian halnya: cinta kita kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW..
perlu dibuktikan dengan sungguh-sungguh…
yaitu dengan menjalankan seluruh perintahnya dan menjauhi larangannya…
niscaya kita kan menjadi hamba yang dicintai-Nya pula… bahkan cintaNya akan melebihi dari apa yang telah kita berikan…

1 Komentar

  1. Wahid berkata,

    Wahai Muhammad, katakan pada umatmu: “Kalau kalian bener2 ngaku sebagai orang yg cinta kepada Allah, maka ikutilah ajaranku, patuhilah perintah dan laranganku. Dengan dmk niscaya Allah bakal mencintaimu dan bakal mengampuni dosa2-mu….” [QS.3:31]
    Ajaran, sepakterjang, dan perintah serta larangan Rasulullah saw itu bukan representasi dari kepentingan pribadi (baca: hawa nafsu) beliau, melainkan semua itu adl representasi dari wahyu ilahi yg disampaikan kpdnya melalui Jibril a.s. dari Allah swt. [QS.53:2-5].
    Rasul saw adl “uswatun hasanah”, pihak yg paling afdol utk di-idola-kan, bukan yg lain [QS.33:21].
    Siapa yg tidak mau ta’at (malah berma’shiyat) kpd Allah & Rasul-Nya, maka tempatnya adl Jahannam, dan kekal di sana selama-lamanya [QS.72:23].
    Nah, sekarang kita sholatnya niru siapa? Jwb: Rasulullah. Hukum yg kita berlakukan hukum siapa? Jwb: hukum thoghut [padahal Allah & Rasul-Nya nyuruh kita berhukum dg hukum Allah swt (QS.5:44, 45, 47-49)]. Bentuk negara kita mengikuti siapa? Jwb: Montesqueau {bukan ngikuti Rasul ya?}. Struktur pemerintahan negeri kita ngikuti siapa? Jwb: tdk ngikuti Rasul saw.
    Jadi kita cinta Rasul engga? cinta Allah engga? Ayooo jawab….
    Allahummaghfir lana…..

Tulis sebuah Komentar